FOKUS

OTHER LANGUAGE

UPDATE BY EMAIL

SIAPA KAMI

Redaksi Kokemi (Korban Kejahatan Militer dan Korporasi) adalah sebuah Projek Investigasi bersama, Solidaritas tanpa batas dan usaha pengarsipan data kejahatan Militer dan Korporasi. Selain itu, Page ini kami inisiasi sebagai usaha interupsi atas kebringasan media maistream yang senatiasa tetap aktif mereposisi amarah menjadi sesuatu yang justru dikotomik.

Anda dapat berkontribusi di Page ini.
Kontribusi dapat berupa Opini | Artikel | Komunike | Laporan | Rilis | Foto | Video atau segala bentuk material kampanye yang dapat mendukung Perjuangan Pembebasan melawan Tirani dan Otoritas

Kiriman dialamatkan Pada redaksi kami:
Email : redaksikokemi @ gmail.com
Facebook Page : Redaksi Kokemi

warga Kedungbanteng Marah, sumur gas PT.LAPINDO diblokir paksa


Rencana Busuk Perusahaan kapitalis Lapindo Brantas kini mulai menggila lagi. Mereka berencana akan memperluas wilayah sumur ekplorasi gas di Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin.

Namun tentu warga tak hanya akan berdiam diri, Proyek busuk ini terus mendapat perlawanan amarah dari warga sekitar. Para warga nampaknya sudah muak dengan banyaknya contoh selama ini, bahwa betapa lebarnya tanah yang menganga akibat angkuhnya mesin-mesin tambang merobek kulit bumi yang notabene adalah tempat mereka mencari penghidupan.


Hingga saat ini warga masih memblokir paksa akses jalan masuk ke wilayah sumur gas tersebut rencana akan dibangun. Warga mendirikan tenda di pintu masuk sumur gas Kedungbanteng, agar Lapindo tidak menjalankan aktifitas pengeboran. "Kami tetap menolak pengeboran oleh Lapindo di daerah ini," ujar Khoirul Umam, warga Banjar Asri saat melakukan pemblokiran sumur gas, Rabu (2/5/2012).

Dihari yang sama pula, warga yang tergabung dalam Korban Lumpur Menggugat (KLM) juga menggelar aksi penolakan pengeboran oleh Lapindo, di Dusun Kaliwungu, Desa Banjar Asri dan di Desa Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin. Di kawasan ini terdapat beberapa sumur gas dan minyak Lapindo, yang rencananya juga akan diperluas lagi.

Leave a Reply