FOKUS

OTHER LANGUAGE

UPDATE BY EMAIL

SIAPA KAMI

Redaksi Kokemi (Korban Kejahatan Militer dan Korporasi) adalah sebuah Projek Investigasi bersama, Solidaritas tanpa batas dan usaha pengarsipan data kejahatan Militer dan Korporasi. Selain itu, Page ini kami inisiasi sebagai usaha interupsi atas kebringasan media maistream yang senatiasa tetap aktif mereposisi amarah menjadi sesuatu yang justru dikotomik.

Anda dapat berkontribusi di Page ini.
Kontribusi dapat berupa Opini | Artikel | Komunike | Laporan | Rilis | Foto | Video atau segala bentuk material kampanye yang dapat mendukung Perjuangan Pembebasan melawan Tirani dan Otoritas

Kiriman dialamatkan Pada redaksi kami:
Email : redaksikokemi @ gmail.com
Facebook Page : Redaksi Kokemi

Pekerja Rumah Bernyanyi NAV Mogok kerja

Rabu 30 mei 2012 di Jalan Boulevard- Makassar, para pekerja rumah bernyanyi NAV melakukan pemogokan kerja. Ini telah berlangsung selama seminggu dan belum direspon oleh pihak Nav sendiri. Para pekerja membangun posko pemogokan tepat didepan Nav. Ini berkaitan dengan akan diterapkannya sistem kerja outsourcing oleh pihak Nav kepada pekerja dan beberapa kasus pelanggaran hak pekerja seperti uang lembur yang tidak diberikan, tidak adanya Jamsostek dan jam kerja yang berlebihan.



Selain pemogokan, pekerja juga melakukan aksi sabotase jalan didepan rumah bernyanyi tersebut. Mereka mengakui bahwa aksi ini menghasilkan efek yang lebih besar karena lokasi pemogokan yang berada didaerah pusat perbelanjaan ini sempat memacetkan lalulintas yang lebih banyak mendukung aktivitas konsumerisme, selain itu kata seorang pemogok bahwa aksi sedikit banyaknya mempengaruhi kesadaran pekerja-pekerja lain yang menjadi mesin penggerak utama didaerah yang dipenuhi dengan ruko-ruko, Bank, Hotel dsb.

Hari kedua, sebagian pemogok juga memasuki Mall Panakukang yang berada didepan tempat pemogokan untuk menyebarkan selebaran aksi. Aksi ini akan terus mereka lakukan hingga Tuntutan-tuntutan mereka dikabulkan, para pemogok juga akan melakukan konsolidasi besar-besaran untuk memperluas solidaritas dari luar.


Solidaritas datang dari pengguna jalan dan pekerja-pekerja lain dengan ikut menongkrongi posko pemogokan dan membagikan makanan kepada pemogok.

Leave a Reply