FOKUS

OTHER LANGUAGE

UPDATE BY EMAIL

SIAPA KAMI

Redaksi Kokemi (Korban Kejahatan Militer dan Korporasi) adalah sebuah Projek Investigasi bersama, Solidaritas tanpa batas dan usaha pengarsipan data kejahatan Militer dan Korporasi. Selain itu, Page ini kami inisiasi sebagai usaha interupsi atas kebringasan media maistream yang senatiasa tetap aktif mereposisi amarah menjadi sesuatu yang justru dikotomik.

Anda dapat berkontribusi di Page ini.
Kontribusi dapat berupa Opini | Artikel | Komunike | Laporan | Rilis | Foto | Video atau segala bentuk material kampanye yang dapat mendukung Perjuangan Pembebasan melawan Tirani dan Otoritas

Kiriman dialamatkan Pada redaksi kami:
Email : redaksikokemi @ gmail.com
Facebook Page : Redaksi Kokemi

Dilarang Mencari nafkah, Mobil Jasa Marga di Bakar Massa!

Protes di ruas Tol Jatibening, Bekasi, semakin panas.  Ratusan warga yang berasal dari pedagang, sopir angkutan umum serta tukang ojek membakar satu unit mobil milik Jasa Marga.

"Satu mobil Jasa Marga dibakar," kata Aris, salah satu petugas Jasa Marga dalam penuturannya dihadapan media bojuis, Jumat 27 Juli 2012.

Aksi protes ini dilakukan terkait penertiban yang dilakukan Jasa Marga dengan melarang akses naik turunnya penumpang di kawasan itu. Warga biasa menyebutnya terminal bayangan. Lokasi ini berada tepat di exit tol Jatibening, Pondok Gede, Bekasi.

Akibat aksi ini, petugas terpaksa menutup ruas tol Jatibening ke arah Jakarta. Kemacetan mengular hingga KM 8. Polisi sudah berada di lokasi. Massa mulai merangsek masuk ke kantor Jasa Marga. Dan para petugas melarikan diri.

Memang banyak warga yang menjadi tukang ojek yang menggantungkan hidupnya dari kehadiran akses terminal bayangan ini. Belum lagi warga yang membuka tempat penitipan motor dan berjualan di sekitar Tol Jatibening.

Tetapi menurut Direktur Operasional Jasa Marga, Adityawarman, penertiban terminal bayangan ini sudah sesuai aturan. "Kami tetap harus menutup akses ini dan pembiaran itu akan salah. Kalau tidak, kami akan dituntut bila terjadi kecelakaan," kada Adityawarman kepada VIVAnews, Jumat, 6 Juli 2012 lalu. (eh)



Leave a Reply