FOKUS

OTHER LANGUAGE

SIAPA KAMI

Redaksi Kokemi (Korban Kejahatan Militer dan Korporasi) adalah sebuah Projek Investigasi bersama, Solidaritas tanpa batas dan usaha pengarsipan data kejahatan Militer dan Korporasi. Selain itu, Page ini kami inisiasi sebagai usaha interupsi atas kebringasan media maistream yang senatiasa tetap aktif mereposisi amarah menjadi sesuatu yang justru dikotomik.

Anda dapat berkontribusi di Page ini.
Kontribusi dapat berupa Opini | Artikel | Komunike | Laporan | Rilis | Foto | Video atau segala bentuk material kampanye yang dapat mendukung Perjuangan Pembebasan melawan Tirani dan Otoritas

Kiriman dialamatkan Pada redaksi kami:
Email : redaksikokemi @ gmail.com
Facebook Page : Redaksi Kokemi

Lagi, betapa mengerikannya hidup dalam dunia panoptikon

Biro keamanan AS, FBI, saat ini tengah gencar melakukan "pendekatan" ke beberapa perusahaan internet, seperti Yahoo dan Google.

Seperti dilansir Cnet, pendekatan ini dilakukan agar Yahoo dan Google mau menyetujui sebuah proposal yang akan mewajibkan perusahaan internet tersebut memasukkan "backdoor" di seluruh produknya sebagai bagian dari program pengawasan pemerintah.

- Baca selengkapnya »

Kita mesti waspada! 22 negara termasuk indonesia sedang merancang pertemuan global membahas kontrol interkoneksi


Dunia saat ini sedang mengalami eskalasi ketakutan dengan grafik yang sangat tinggi. keamanan internet atau kejahatan di dunia maya (cyber crime) saat ini telah menjadi sebuah ancaman baru bagi Pemerintahan. Terlebih untuk menyebarkan gagasan-gagasan ataupun alternatif tandingan diluar konsep homogen Pemerintahan.

- Baca selengkapnya »

Waspada ! Proyek Prodigal Pemerintah mengawasi SMS dan EMAIL anda


Pemerintah Amerika Serikat kembali menyerukan pengontrolan!. Kali ini mode investigasinya melalui pelacakan pesan singkat atau SMS, selain itu emailpun tak luput dari projek kontrol raksasa ini, melalui proyek penelitian keamanan yang disebut Prodigal (Proactive Discovery of Insider Threats Using Graph Analysis and Learning) diharapkan agar sistem proteksi dini terhadap terorisme dan kegiatan subversif dapat ditumpas hingga keakar-akarnya. Ujar Howard, pemerhati teknologi keamanan AS.

- Baca selengkapnya »