Kamis 23 Oktober 2014 pada pukul 10 pagi belasan Mahasiswa UIN-Alauddi Samata-Gowa-Sulsel dianiaya oleh pihak keamanan kampus. Pukulan, tendangan, penyiksaan serta ancaman pembunuhan dilakukan pihak keamanan kampus tersebut atas instruksi dari wakil rektor bidang kemahasiswaan (diungkap oleh saksi). Dari kesaksian Mahasiswa UIN juga kami mendapat info bahwa pihak kepolisian juga ikut campur dalam kekerasan ini dengan melakukan pemaksaan penandatangan pernyataan bersalah oleh Mahasiswa.







