FOKUS

OTHER LANGUAGE

SIAPA KAMI

Redaksi Kokemi (Korban Kejahatan Militer dan Korporasi) adalah sebuah Projek Investigasi bersama, Solidaritas tanpa batas dan usaha pengarsipan data kejahatan Militer dan Korporasi. Selain itu, Page ini kami inisiasi sebagai usaha interupsi atas kebringasan media maistream yang senatiasa tetap aktif mereposisi amarah menjadi sesuatu yang justru dikotomik.

Anda dapat berkontribusi di Page ini.
Kontribusi dapat berupa Opini | Artikel | Komunike | Laporan | Rilis | Foto | Video atau segala bentuk material kampanye yang dapat mendukung Perjuangan Pembebasan melawan Tirani dan Otoritas

Kiriman dialamatkan Pada redaksi kami:
Email : redaksikokemi @ gmail.com
Facebook Page : Redaksi Kokemi

Borong Raya vs Premanisme

Ratusan massa gabungan dari warga dan barisan solidartas pada pukul 11.00pm melakukan aksi pengusiran preman dan pembongkaran pagar di lokasi perumahan warga di Kelurahan Borong Raya kecamatan Manggala. Sehari sebelumnya, warga yang didampingi kuasa hukum dari YLBHM telah melaporkan tindakan premanisme ini ke Polrestabes dan Polsekta Manggala, namun tak ada respon. Aksi ini dilakukan paska terjadi aksi brutal dari preman terhadap warga. 

- Baca selengkapnya »

Kekerasan di Kampus UIN

Kamis 23 Oktober 2014 pada pukul 10 pagi belasan Mahasiswa UIN-Alauddi Samata-Gowa-Sulsel dianiaya oleh pihak keamanan kampus. Pukulan, tendangan, penyiksaan serta ancaman pembunuhan dilakukan pihak keamanan kampus tersebut atas instruksi dari wakil rektor bidang kemahasiswaan (diungkap oleh saksi). Dari kesaksian Mahasiswa UIN juga kami mendapat info bahwa pihak kepolisian juga ikut campur dalam kekerasan ini dengan melakukan pemaksaan penandatangan pernyataan bersalah oleh Mahasiswa.

- Baca selengkapnya »

Komunike dari Pejalan kaki Pandang Raya


Setelah aksi berjalan kaki keliling Makassar dari tanggal  20 Oktober sampai tanggal 23 oktober 2014 kemarin, para pejalan tersebut mengeluarkan komunike yang sempat kami dapat dari blog perangpandang.wordpress.com 

- Baca selengkapnya »

Pandang Raya mencari keadilan

Kemarin Rabu/15/oktober/2014 partisipan Aliansi Masyarakat Pandang Raya (AMARA) dan Tim koalisi hukumnya melakukan aksi desakan dan mempertanyakan perihal gelar perkara. Dari hasil obrolan tersebut pihak Kanwil BPN yang diwakili oleh kuasa hukumnya telah menandatangi berita acara yang berisi kesiapan menghadiri undangan dan menjadi saksi dalam gelar perkara nanti.

- Baca selengkapnya »

Kejahatan Militer di Eksekusi Pandang Raya

Tanggal 12 september 2014 Jumat kemarin Perkampungan pinggir kota di jalan Pandang Raya digusur atas perintah eksekusi yang diterima warga pada tanggal 9 september 2014. Sebelumnya pada tahun 2009 bulan april pihak penggugat dan kepolisian tidak berhasil menghalau warga dan para pemrotes, hingga tahun ini eksekusi paksapun berhasil menyisakan banyak kecaman, terutama ke pihak kepolisian.

- Baca selengkapnya »

Solidaritas dimana-mana

Mendengar warga Pandang Raya berdiri tegak diatas tanah dan rumahnya bertahan melawan penggusuran, serentak hari ini beberapa aksi solidaritas datang dari beberapa titik. Di kampus 45 Makassar, komunitas lapak baca bergabung dengan beberapa mahasiswa 45 melakukan aksi didepan kampus tersebut kemudian setelah itu ikut bergabung dalam barisan perlawanan di Pandang Raya. 

- Baca selengkapnya »

Solidaritas ! Pernyataan Sikap KONGRES PETANI OTONOM II, 10 Februari 2013 – Forum Komunikasi Masyarakat Agraris

Membayangkan dunia tanpa petani/pertanian sama seperti membayangkan hidup tanpa pangan. Demikian pula, membayangkan negara yang abai pada rakyat sama seperti membayangkan negara tanpa kedaulatan. Saat ini, angan-angan (imajinasi) gelap itu justru hendak diwujudkan oleh penyelenggara negara, dengan cara menjadi budak/antek-antek korporasi.

Atas nama pembangunan, negara dan perusahaan semakin gencar mengambil alih tanah petani. Atas nama kesejahteraan, petani secara perlahan dan teratur diubah menjadi buruh cadangan. Atas nama kepentingan umum, ruang hidup petani dipersempit bahkan dihilangkan untuk memperkaya segelintir konglomerat. Atas nama kemajuan, petani dikelabuhi untuk melepas hak hidupnya, melepas tanahnya, melepas pekerjaannya, melepas jatidirinya, melepas kehormatannya sebagai rakyat; sebagai manusia.

- Baca selengkapnya »

Anaknya dilarang sekolah, warga pandang raya protes.


Jam sembilan pagi warga pandang raya melakukan aksi protes kepada pihak Sekolah Dasar Negri Impres Todopuli I Di Jalan Jati Makassar sulawesi selatan, pasalnya empat anak dari kampung miskin kota yang terancam dieksekusi tersebut tidak lulus dalam ujian masuk sekolah karena alasan yang tidak jelas.

Empat warga pandang yang anak tidak lulus itu diterima oleh pihak sekolah dengan sikap yang acuh tak acuh. Pihak sekolah berdalih karena alasan umur yang sudah terlalu telat untun masuk sekolah dan bahkan menghubung-hubungkannya dengan kemampuan otak pada umur sembilan tahun yang sudah menurun. Dan ironisnya, peserta ujian yang diterima semuanya dari kalangan menengah keatas. Tapi pihak orang tua ngotot dengan mengancam akan melakukan aksi protes lanjutan ke pihak Dinas Pendidikan jika mereka tidak mendapatkan kejelasan.

- Baca selengkapnya »

benci kapitalisme, ratusan warga Wotgalih gagalkan Amdal PT.IMMS

Ratusan warga anti tambang asal pesisir selatan Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun, Surabaya, Kamis (10/5/2012) pagi kembali mendatangi Hall Amanda di Jl. Panjaitan, Kecamatan Kota Lumajang.

Kedatangan warga yang marah ini untuk menggagalkan rencana studi AMDAL dan konsultasi publik atas rencana pertambangan pasir besi di pesisir desanya oleh PT IMMS (Indo Modern Mining Sejahtera).

- Baca selengkapnya »

Diancam eksekusi berkali-kali, Pedagang menyiapkan konfrontasi berlipat ganda



Hari senin tanggal 7 mei 2012 perekonomian di Pasar simpang dan Pasar Rebo – Purwarkarta Jawa Barat lumpuh. Ribuan pedagang menghadang alat berat dan berhadapan dengan aparat yang akan menggusur kios mereka. Pedagang yang menghadang eskavator dengan tangan kosong menyuruh pengemudi menjauh dari area konflik karena ini bisa saja menyulut kemarahan pedagang.

- Baca selengkapnya »

Lagi! Property milik korporasi dirusak, Warga Korban LAPINDO mengamuk!

Aktivitas Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) di Jawa Timur lumpuh karena warga korban luapan lumpur Lapindo yang masuk areal peta terdampak mengamuk dan menguasai tanggul, Selasa (17/4).

Warga yang datang berbondong-bondong mengusir para pekerja dan staf keamanan di posko keamanan BPLS. Bahkan, posko keamanan BPLS di sisi barat ditutup paksa oleh warga. Sedangkan posko BPLS di sisi selatan dirusak.

- Baca selengkapnya »

Warga Manggarai Barat tolak tambang, Satu restoran elit diserang


Setelah kemarahan Warga Bima terhadap kerakusan tambang kapital yang meletup beberapa waktu lalu, kini amarah tersebut ditransformasikan kepada ratusan warga manggarai Barat(Flores) yang juga menolak beroperasinya Monster tambang didaerah mereka.

- Baca selengkapnya »

Fakta penangkapan yang licik terhadap demonstran pada aksi penolakan kenaikan BBM di Makassar


Setelah aksi pembagian Gas Elpiji gratis dan pembagian bensin gratis didepan gerbang kampus Unhas-Makassar beberapa hari yang lalu serta beberapa aksi beruntun pada hari itu oleh pemrotes kepada pengguna jalan pihak kepolisian melakukan penangkapan yang licik terhadap orang-orang yang dicurigai terlibat dalam aksi itu.

Beberapa data yang dikumpulkan oleh Tim Redaksi Kokemi dari media-media cetak dan online serta fakta-fakta dilapangan menunjukan beberapa kasus penangkapan hingga penculikan orang-orang yang dilakukan oleh pihak kepolisian begitu licik dan keji.

Berikut beberapa penangkapan beruntun pada hari aksi tersebut.

- Baca selengkapnya »

Resto cepat saji diserang!


Sebuah restoran cepat saji milik seorang pengusaha kaya raya dijalan perintis kemerdekaan 10 Tamalanrea makassar diserang oleh sekelompok orang kemarin malam yang lalu (30 Maret 2012, sekitar pukul 23.00 Wita).

- Baca selengkapnya »

dokumen garis depan








Titik-titik api yang menyebar dimana-mana (satu barisan ribuan mimpi)

Api berkobar dimana-mana, Media elektronik dan cetak melakukan pembusukan terhadap aksi penolakan ini, Polisi serta TNI dengan bersenjata lengkap diturunkan dalam jumlah yang melebihi demonstran dengan instruksi "melakukan segala cara" untuk memukul mundur para pemrotes, intel dan preman bayaran disusupkan diantara warga sekitar dan para pemrotes itu sendiri. Perang jalanan dimulai.

Di Makassar orang-orang tumpah ruah kejalan,

- Baca selengkapnya »

"Kami marah" tulisan dari Aksi penolakan kenaikan BBM di Makssar

Rabu 21 maret 2012 kemarin kemarahan orang-orang di makassar meledak. Orang-orang yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Makassar melakukan aksi penolakan BBM yang dilakukan didepan gerbang Kampus UNHAS menjadi bagian dari rentetan aksi penolakan kenaikan BBM dibeberapa daerah di Indonesia.

Puluhan orang-orang tanpa atribut yang marah itu memboikot SPBU dan membagi-bagikan bensin gratis kepada pengguna motor dan supir angkutan umum. Disusul kemudian penjarahan mobil pengangkut gas elpiji dan membagikannya gratis kepada pengguna jalan. Demonstran juga melakukan Pelemparan kaca SPBU dan Alfamart, penjarahan mobil coca-cola serta pembakaran mobil dinas serta tangki pertamina pengangkut bahan bakar.

- Baca selengkapnya »